Skip to content

Praktek 7

Buka apliksi cad

dengan cara yang sama seperti membuat lubang kusen pintu, buat kotak pelubang kusen untuk jendela,
misal ukurannya @2,1.5

duplikat pelubang jendela dan letakkan pada tempat tempat jendela yang akan dilubang.

untuk lubang pada kusen jendela harus diatas lantai.
untuk itu pindahkan kotak pelubang dengan perintah move setinggi 1.

klik ikon move, klik pada semua kotak pelubang lalu enter.
klik pada salah satu ujungnya, ketik @0,0,1

Lubangi dinding dengan menggunakan perintah substract, antar dinding dengan kotak pelubang tersebut.

klik ikon substract, klik dinding lalu enter.
klik semua kotak pelubang lalu enter.

menggambar lantai.
ubah pandangan menjadi top view.
kemudian buat lantai dengan rectangle dan beri ketebalan -0.6

klik ikon rectangle.
klik ujung dinding atas.
klik ujung dinding bawah.
(secara diagonal)

buat kotak pengurang lantai.

klik ikon rectangle.
klik os snap from.
klik ujung dinding atas
ketik @1,0 lalu enter.
klik os snap from.
klik dinding ujung bawah.(secara diagonal).
ketik @-1,1 lalu enter

ekstrusikan lantai, teras dan kotak pengurang

klik ikon extrude.
klik pada lantai, teras, dan kotak pengurang lalu enter
ketik 0.1 lalu enter dua kali.

kurangkan antara lantai dan kotak pengurang dengan substract.
klik ikon substract. klik lantai dan teras lalu enter.

menggambar kolom teras
buatlah kolom dengan rectangle dengan ukuran @0.3,0.3 dan letakkan diujung teras
kemudian beri ketinggian 4

simpan pekerjaan dengan format .dwg

Praktek 6

Langkah Praktek :

Buka Aplikasi CAD

Buka pekerjaan sebelumnya.

Pastikan masih bekerja pada Layer Atap.

Memberikan ketinggian dan kemiringan pada denah atap, Jika menghendaki sudut kemiringan atap 30 derajat maka sudut Extrude adalah 60 derajat. (Sudut Extrude 60 derajat didapat dari 90 derajat – 30 derajat).
Setelah itu denah atap di-Extrude setinggi 3.6 (tinggi atap) dan sudut 80 (sudut Extrude) dengan cara:

Klik ikon Extrude.
Klik pada garis atap lalu Enter.
Ketik 3.6 lalu Enter
Ketik 60 lalu Enter.

Langkah berikutnya buat 3 kotak pengurang dengan perintah Rectang, jarak sesuai tritisan yang dibuat.

Kotak pengurang ke-1
Klik ikon Rectang
Klik ujung kiri atap
Klik OS Snap From
Klik pada ujung kanan Ruang Tidur.
Ketik @-1,-1 lalu Enter.

Kotak pengurang ke-2
Klik ikon Rectangle
Klik ujung kanan atap
Klik OS Snap From.
Klik pada ujung kiri ruang tidur.
Ketik @1,-1 lalu Enter.

Kemudian Extrude ketiga kotak tersebut dengan tinggi 4 dan sdut -60 Caranya:

Klik ikon Extrude
Klik pada tiga kotak pengurang lalu Enter
Ketik 4 lalu Enter
Ketik -60 lalu Enter

Lalu kurangi atap dengan ketiga kotak yang telah dibuat, gunakan perintah Subract, caranya:

Klik ikon Subtract
Klik garis atap lalu Enter
Klik garis 3 kotak lalu Enter.

Ubah pandangan menjadi SW Isometri. Kemudian pindahkan atak ke atas setinggi 4, gunakan perintah Move (ingat yang diisi sumbu Z) @0,0,4 caranya:

Klik ikon Move
Klik atap lalu Enter
Klik pada ujung atap (gunakan OS End Point)
Ketik @0,0,4 lalu Enter

Menggambar Lubang Pintu dan Jendela

Sebelumnya matikan layer atap dan ubah pandangan menjadi tampak atas. Selanjutnya membuat lubang di dinding untuk kusen pintu.
Caranya buat kotak pelubang dengan ukuran @1.02,0.3 kemudian beri ketinggian 2.5 (dengan Extrude) lalu kopikan ke masing-masing letak pintu yang akan dibuat.

Rubah pandangan Top
Aktifkan Layer Dinding
Klik Rectangle
Klik sembarang tempat
Ketik @1.02,0.3 lalu Enter

Klik icon Extrude
Klik kotak yang baru dibuat
Ketikkan 2.5 lalu Enter Dua Kali

Pindahkan dan gandakan kotak pelubang ke lokasi letak-letak Pintu yang akan dibuat.

Klik ikon Subtract
Klik Dinding lalu Enter
Klik kotak-kotak pelubang pintu lalu enter.

Simpan pekerjaan dan pastikan format penyimpanan adalah *.dwg

Materi 7-Renderasi Animasi

Next pada materi kalo ini kita akan membuat sebuah botol minuman dan botol tersebut akan kita abungkan dengan file latihan kita pada materi sebelumya…
Langsung saja kita ikuti tutornya…

1. Buka aplikasi 3ds max kita

2. Buat kurva dengan line di front viewport.
untuk memudahkan aktifkan snap grid dengan snap grid point yang telah aktif.
atur vertex pada line , sehingga terbentuk kurva seperti berikut :

3. masih pada kurava yang kita buat, klik tab modify lalu beri modifier lathe untuk membuatnya menjadi bidang 3 dimensi.
atur rollout parameter pada lathe sebagai berikut :

4. save scene kita ini, dengan nama botol.max

5. pilih menu file> open > buka scene latihan kita pada materi sebelumnya

6. pilih kembali menu file> merge >pilih file botol.max
pada jendela merge pilih objek line, lalu ok

7. Jika botol terlal besar ubah ukuran dengan scale tool, lalu letakkan botol antara obek jeruk dan apel dengan move tool…

8. jika posisi telah sesuai, kita akan beri material botol..
klik M untuk membuka material browser..
pilih slot material yg kosong, lalu beri nama botol..
klik standar ganti dengan raytrace..
ganti warna diffuse dengan warna hijau tua, lalu warna transparancy jadi abu abu
klik none pada bump, pilih dent..pada dent parameters pastikan size= 22 dan strenght= 5.
seret/drag material yg kita buat ke botol.

9. ganti bitmap diffuse pada material objek dinding menjadi concgren.jpg

10. Render scene kita..

11. Save pekerjaan kita..

12. selesai..

Tips..lebihbaik lagi kita bedakan material pada tutup botol, dengan mengconvert botol menjadai editable poly, lalu seleksi poligon yang membentuk tutup botol dan beri material.

Berikut hasil render..

Materi 6-Renderasi Animasi

Next pada materi kali ini, kita akan membuat animasi objek jeruk dan apel berotasi masing masing, berikut videonya…

Berikut cara pembuatannya…

Buka aplikasi 3dsmax

Buka pekerjaan yang terakhir dikerjakan.

Pilih buah apel di dalam Camera Viewport.
Ctrl+klik kanan pada buah apel.
Pilih Isolate Tool.

Pada tab Objects kik Cylinder.

Beralih ke panel Modify > Rollout Object Type.
Aktifkan Autogrid.
Di dalam Top Viewport geser kursor ke atras buah apel.
Geser keluar Cylinder pada bagian atas buah apel.
Ganti warna Cylinder menjadi hijau lalu beri nama = stem.

pada Rollout parameters untuk Cylinder, tentukan nilai Radius = 1. Height = 24 Height Segment = 12.

Pada Rollout Object Type, matikan AutoGrid.

Pada tab Modifier, klik Bend.

pada rollout Parameters, sesuaikan sudut tekuk pada tangkai apel, plus atau minus 90.

Pada kotak dialog Isolated, klik Exit Isolation.

Pilih menu File > Save As..
Beri nama masing-masing dan pastikan format penyimpanan adalah *.max.
Klik tombol Save.

Pilih menu File > Reset?
Pilih Tombol Yes.

Klik menu File > Open,
cari file Still_life0.max yang terdapat pada folder Network Share Bahan atau bisa didapatkan pada flashdisk yang disediakan.
Klik Open.

Klik menu File > Merge.
(Cari file tangkai Apel yang baru dikerjakan)
Klik Open.
Klik tombol All, lalu OK.

Rubah tampilan Perspective Viewport menjadi camera01 Viewport.

Tekan M pada keyboard.
Klik kanan pada sampel material dan pilih 5×3 sampel Windows.

Seret dan drag sampel material bernama shiny apple ke object apel.

Cek rendering Render.

Pilih time output pada Active Time Segment 0 To 160 atau Range 0 To 100.

Pilih Output size 640×480 klik tombol FIle …
Beri nama masing-masing, dan pastikan format penyimpanan adalah *.avi
Klik tombol Save.

Pilih jendela Video Compression, biarkan compression pada settingan default. lalu klik OK.

Pastikan Viewport Camera01, lalu tekan tombol Render.

Setelah selesai, hilangkan animasi yang ada untuk membuat animasi baru.

Pilih menu File > New Pilih No.
Tandai Keep Object and Hierarchy
Gerakan Roll Track animasi untuk memastikan animasi sebelumnya telah dibuang.

Pindahkan Roll Track animasi pada 0/160.
Klik icon Time Configuration rubah nilai Length atau End Time menjadi 90.
Klik ok.

Roll Track animasi saat ini pada posisi 0/90
Buat tampilan Camera01 menjadi satu ruang dimana terlihat buah jeruk, apel dan tangkainya serta Billboard nama.

Pindahkan buah jeruk dan apel pada posisi terbaik. Tekan H pada keyboard. Pilih apel dan tekan Shift untuk memilih Stem. Tekan select dan pindahkan dengan Move.

Jika tampilan telah sesuai, tekan tombol Animate. Geser Roll Track animasi ke 40/90 pilih buah jeruk, klik kanan pada buah jeruk lalu pilih rotate.
Putar buah jeruk secukupnya berlawanan dengan arah jarum jam.

Tekan tombol H.
Pilih apel dan stem.
Klik tombol Select.
Klik kanan pada Apel dan pilih Rotate.
Putar buah apel dan stem secukupnya searah jarum jam.

Nonaktifkan tombol Animate.
Coba jalankan animasi.

Tekan Ctrl+Shift dan pilih bola abu-abu di awal Track dan geser ke 70/90.
Ulangi langkah ini untuk objek buah jeruk juga.

Piih menu Rendering > Render.
Tandai Active Time Segment 0 To 90.
Pilih 640×480
Klik menu Files…
Beri nama masing-masing pastikan formatnya adalah *.avi.
BIarkan settingan Compression Video pada settingan default (Cinepak).
Klik OK.

Pastikan Viewport pada Camera01 dan klik tombol Render.

Praktek 5


Buka aplikasi CAD
Buka pekerjaan yang terakhir di kerjakan.

Buat sebuah layer Dinding, dan aktifkan layer dinding.

Klik ikon Offset
Ketik 0.075 (setengah tebal dinding) lalu Enter.
Klk garis as lalu klik keluar.
Klik garis as lalu klik ke dalam.

Pastikan masih aktif pada layer Dinding.

Klik ikon Extrude
Klik garis dinding (luar maupun dalam) lalu Enter.
Ketik 4 lalu Enter dua kali.

Ubah pandangan menjadi South West Isometeri.
Pilih menu View > 3D views > SW Isometri.
Pilih menu View > Hide.

Perhatikan pada dinding ruang tamu, dindin ruang keluarga, dan dinding samping yang belum dapat di Extrude karena dibuat oleh line.

Ulangi untuk dindin ruang tamu, ruang keluarga dan dininding samping dengan rectangle, lalu di extrude kembali.

Klik ikon Subtract
Klik garis dinding luar lalu klik kanan.
Klik garis dinding dalam lalu klik kanan.

Lakukan hal sutrract pada tiap-tiap ruang dan gunakan perintah Hide setiap kali men-subtract supaya terlihat ruang-ruang mana yang sudah berlubang dan yang belum berlubang.

Gabungkan semuanya dengan perintah Union.

Klik ikon Union
Klik semua obyek
Tekan Enter.

Buatlah teras dengan menggunakan Rectang, sebelumnya ubah pandangan menjadi tampak atas (Top View).

Menggambar atap limasan dengan tritisan 1 M

Buat layer baru dengan nama Atap.
Aktifkan layer Atap.

Buat garis bantu (gunakan Line) dari ujung teras dan ujung ruang tidur serta berpotongan dititik B.

Buatlah denan atap dengan menggunakan perintah Rectangle, melompat (gunakan OS Snap From) dari titik A (ujung dinding terluar) sebesar @-1,1 dan melompat dari titik B sebesar @1,-1.

Klik Rectang
Klik OS Snap From
Klik titik A.
Ketik @-1,1 lalu Enter
Klik OS Snap From
Klik titik B.
Ketik @1,-1 lalu Enter.

Simpan pekerjaan dengan nama masing-masing, pastikan format penyimpanan adalah *.dwg.

Praktek 4

Buka Aplikasi Cad 2D
Buka pekerjaan terakhir.

Aktifkan Layer As.
Pilih warna merah untuk gambar baru.

Buat sebuah Rectangle pada area kosong.

Klik ikon Rectangle
Klik pada area gambar
Ketik @3.5,3 lalu Enter.

Klik ikon Rectangle
Klik pada titik A
Ketik @2,1.5

Klik ikon Rectangle
Klik pada titik B
Ketik @3.5,3 lalu Enter.

Membuat garis dengan perintah Line, melompat dari garis sejauh 0.5, gunakan Snap From.

Klik ikon Line
Klik OS Snap From
Klik pada titik sudut C.
ketik @0,0.5 lalu Enter
Ketik @3.5,0 lalu Enter.

Kerjakan denah disamping sesuai dimensi ukuran yang ada (denah pada layer as) dan (dimensi pada layer dimensi).

Materi 5-Renderasi Animasi

Buka aplikasi 3D
Buka pekerjaan terakhir yang dikerjakan.

Pada Front viewport, pilih buah jeruk.

Pada panel Modify > Rollout Parameters. kurangi diameter buah jeruk sehingga tersedia ruang yang cukup untuk buah satu lagi.
Ganti menjadri Radius = 30

Klik-kanan pada buah jeruk lalu pilih Move.

Pindahkan buah jeruk ke kiri lalu ke bawah sehingga berad di sebelah kiri slab, sediakan ruang untuk buah satu lagi.

Di dalam Top viewport, perbesar gambar hingga slab memenuhi vieport.

Tekan SHIFT

Pada Camera viewport, pilih lalu geser buah jeruk ke kanan.

Pada jendela Clone Options ketik apple pada bagian Name:
Klik OK untuk melengkapi proses copy.

Tekan M untuk membuka Material Editor.
Perbesar sampel area dengan klik-kanan pada sample slot. Pilih 5×3

Pilih Sample material yang masih kosong (contoh Material #3)
Pada Rollout Blinn Basic Parameters pilih tombol abu-abu disebelah Diffuse:
Pada Material/Map Browser pilih Bitmap dan klik OK.
Cari folder dengan file AppleTex.jpg lalu klik Open.

Dari material Editor klik drag atau klik icon Assign material to Selection jika objek buah hasil duplikat terpilih.
Cek material dengan menekan tombol F9.

Pilih buah apel
Buka Displah panel lalu klik Hide Unselected.

Pada viewport navigation controls, klik Zoom Extents All.

Tekan CTRL+klik kanan pada object lalu pilih Isolate Tool.

Pada tab Modifiers, klik Taper untuk mengaplikasikan modifer ini ke bola yang akan dijadikan buah apel

Pada rollout Parameters > area Taper, sesuaikan Amount parameter lalu perhatikan efek yang terjadi di dalam viewports.

Pada panel Modifier > rollout Modifier Stack, klik Edit Stack.

Di dalam kotak dialog Edit Modifier Stack, pilih Collapse All.
Klik Yes pada kotak pesan warning lalu klik OK.

Di dalam rollout Modifier Stack, klik tombol Sub-Object untuk mengaktifkan.

Vertex level adalah default dalam daftar Selection Level. Di dalam viewport. Vertex ditampilkan dalam warna biru.

Aktifkan Left Viewport.

Klik Zoom Extents All di dalam viewport navigation controls.

Pada Front atau Left viewport, seret/drag dari luar bola untuk membuat kotak 2 baris vertex dibagian bawah buah apel.

Di ujung sebelah kanan pada main toolbar, isi list tanpa isi dengan text bagian bawah apel lalu tekan ENTER.

Rollout Soft Selection.
Aktifkan Use Soft Selection
Sesuaikan FallOff hingga separuh bagian bawah buah apel berubah warnanya.

Pada panel Modify > rollout Modifiers, klik More.
Pada jendela Modifiers, pilih Displace lalu klik OK.

Pada rollout Parameters > area Image, klik tombol Bitmap yang bertanda None.

Di dalam kotak dialog Select Displacement Image, cari folder lalu file AppleDis.jpg.
Klik Open.

Pada rollout Parameters > area Displacement, klik spinnerrs (tanda panah kecil di sebelah kotak masukan parameter) untuk menambahkan atu mengurangi Strength parameter sedikit.

Spinner dengan nilai minus (-) untuk mendapatkan bagian bawah buah apel yang realistik.

Pada Modify panel. klik tombol More.

Pilih Edit Mesh dari dalam daftar lalu klik OK.

Pada panel Modify > Modifier Stack, aktifkan Sub-Object

Gunakan region-select untuk memilih tiga baris vertek di bagian atas buah apel. Beri nama menjadi “bagian atas apel”

Gulung kebawah ke rollout Soft Selection. Pilih Use Soft Selection. Sesuaikan Falloff = 33

Pada rollout Modifier Stack, klik Edit Stack untuk menampilkan kotak dialog Edit Modifier Stack.
Pilih Displace di dalam stack. Klik Copy.

Di bagian atas stack, pilih Edit Mesh. Klik Paste untuk menambahkan modifier Displacement kedua ke dalam stack.
Displace sekarang berada di sebelah atas Edit Mesh modifier. Klik OK untuk mengakhiri editing.

Pilih Sub-Object > Gizmo.
Geser gizmo sehingga melayang diatas buah apel.
(Gizmo sumbu X, Y, Z berwarna kuning).

Pada rollout Parameters untuk Displace, tambahkan Strength parameter menjadi= 8. Sesuaikan Decay parameter untuk membentuk permukaan bagian.

Jika ingin kembali ke stack untuk menyesuaikan nilai Soft Selection, aktifkan Show End Result On/Off Toggle.

Jika telah selesai, matikan tombol Sub-Object.

Buka Display panel lalu klik Unhide All.

Pada vieport navigation controls, klik Zoom Extents All.

Keluar dari Exit Isolation dengan menekant tombol pada jendela Isolated.

Pada Front Viewport, buat region-zoom disekitar buah jeruk dan apel sehingga terlihat dengan jelas.

Putar dan sesuaikan posisi buah apel menggunakan icon Select and Rotate.

Pastikan animasi yang dibuat pertemuan selanjutnya masih ada dengan menekan tombol Play.

Pilih menu Renderring > Render
Tandai Active Tiem Segment: 0 To 100 atau Range; 0 To 100.
Pilih tombol 640×480
Pilih tombol Files…
Pastikan formatnya adalah *.avi, lalu klik tombol Save.
Pastikan Viewport: adalah Camera01, lalu tekan tombol Render.

berikut hasil animasinya :